Tahapan dan Cara Penalaran

By On Kamis, April 25th, 2019 Categories : Info Lainnya

Tahapan dan Cara Penalaran – Dalam kehidupan sehari-hari, tentunya kita seringkali dihadapkan dengan berbagai pernyataan yang terkadang perlu dikonfirmasi lagi kebenarannya-mencari tahu apakah itu sebuah fakta atau bukan.

Ketika kita sudah mendapatkan berbagai fakta atau data, tentunya kita dapat menarik sebuah kesimpulan. Proses berpikir untuk menghubungkan segala fakta atau data tersebut hingga menghasilkan kesimpulan adalah proses penalaran.

Tentunya, sebagai sebuah proses, penalaran pun melalui beberapa tahapan. Berikut merupakan tahapan proses penalaran menurut John Dewey:

  1. Menemukan sebuah kesulitan.
  2. Kesulitan tersebut selanjutnya dianggap/dipandang atau diartikan sebagai permasalahan.
  3. Membuat beberapa kemungkinan yang dapat menjadi solusi dari permasalahan tersebut, atau yang dalam metode ilmiah biasa disebut dengan hipotesis.
  4. Penguraian kemungkinan-kemungkinan tersebut secara rasional dengan disertai beberapa fakta atau data pendukung.
  5. Mengambil kesimpulan dari hipotesis dan keterangan-keterangan yang sudah didapatkan.

Sementara itu, penalaran pun dapat dibedakan menjadi 2 macam, yaitu:

  • Penalaran induktif

Merupakan proses penalaran yang berasal dari fakta-fakta atau data-data khusus untuk menarik kesimpulan yang dapat berlaku pada hal-hal umum.

  • Penalaran deduktif

Berbalik dengan penalaran induktif, penalaran deduktif berasal dari fakta-fakta tau data-data umum untuk mendapatkan kesimpulan yang berlaku bagi hal-hal khusus.

Setelah kita mendapatkan sebuah kesimpulan dan menuangkannya dalam bentuk kalimat, kalimat tersebut dapat disebut dengan proposisi.

Proposisi tersebut bersifat dapat dibuktikan terkait kebenarannya, sehingga tidak semua kesimpulan (yang dituangkan dalam bentuk proposisi) dapat dianggap benar, karena masih ada kemungkinan terdapat kesalahan didalamnya, baik pada proses pengambilan keputusannya (proses penalaran) ataupun pada data yang digunakan saat proses penalaran.

Proses penalaran tentunya melibatkan proses pembuktian terkait fakta dari data-data atau pernyataan yang didapatkan. Proses pembuktian atau pengujian fakta/data dapat dilakukan dengan cara observasi, kesaksian ataupun autoritas.

Hingga akhirnya proses pembuktian tersebut akan menghasilkan evidensi. Evidensi yang didapatkan dapat digunakan untuk memahami suatu fenomena.

Sekarang, kita telah mengetahui tahapan-tahapan dan macam-macam metode penalaran. Yuk, kita berlatih agar dapat melakukan penalaran dengan baik sehingga mendapat kesimpulan yang baik pula!

Tahapan dan Cara Penalaran | ilmuhewan | 4.5