Pengertian dan Contoh Dakwah

By On Jumat, Januari 25th, 2019 Categories : PAI

Pengertian dan Contoh Dakwah – Dakwah berarti ajakan atau mengajak. Hal ini sesuai dengan kata dakwah yang berasal dari bahasa arab yang berarti ‘ajakan’ dan merupakan gerakan yang bersifat menyeru, mengajak, dan memanggil orang untuk melakukan kebaikan.

Secara etimologi, Pengertian dakwah adalah suatu seruan atau ajakan kepada orang lain untuk melaksanakan kebaikan dengan mengikuti petunjuk Al-Qur’an maupun hadist.

Contoh dakwah adalah sebagai berikut:

Assalamu’alaikum Wr. Wb

(muqaddimah)

Yang saya hormati bapak kepala sekolah serta dewan guru dan teman-teman yang saya cintai.

Puji syukur kepada Allah SWT alhamdulillah di pagi yang cerah ini, kita dapat berkumpul dalam majlis ilmu dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun sekolah kita yang ke 55.

Shalawat serta salam tak lupa kita haturkan kepada Nabi besar Muhammad SAW karena atas limpahan rahmat, hidayah, serta inayahnya sampai saat ini kita masih ditakdirkan Allah menjadi orang beriman dan umat islam.

Saudara sekalian,

Topik yang akan kami bahasa pada kesempatan ini adalah tentang cinta kepada Allah.

Dalam kehidupan sehari-hari, kualitas perilaku kita bisa saja masih kurang dilihat dari standar keimanan.  Namun, jika dalam hati kita terpancar cinta tulus kepada Allah dan rasulNya, maka akan menuntun kita menyempurnakan kualitas perilakunya tersebut. Cinta kepada Allah dan rasulNya akan menuntun kita berperilaku selaras dengan tuntunan keduanya. Cinta tersebut akan membangkitkan tekad dan mencerahkan jiwa kita untuk menapaki tuntunan Allah dan rasulNya. Inilah cinta yang membawanya menuju tingkatan yang mulia.

Oleh sebab itu, cinta kepada Allah dan rasulNya akan memberikan kualita yang tinggi kepada kuantitas kebaikan kita yang agak kurang. Cinta tersebut akan membawa berkah terhadap tekad dan usaha berbuat baik yang kurang maksimal. Oleh karena itulah, kita sangat butuh untuk memancarkan cinta kepada Allah dan rasulNya dalam jiwa. Kita butuh cinta ini, karena tanpanya, maka kita belum layak dan pantas untuk memperoleh keberuntungan.

Demikian yang dapat kami sampaikan, kurang lebihnya mohon maaf.

Wassalamu’alaikum Wr. Wb

Baca Juga :

Pengertian dan Contoh Dakwah | ilmuhewan | 4.5