Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Nanas

By On Kamis, Mei 9th, 2019 Categories : Biologi

Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Nanas – Ananas comosus L. Merr atau yang biasa dikenal dengan nanas merupakan salah satu jenis buah tropis. Tidak hanya dapat dikonsumsi, nanas juga dapat dimanfaatkan untuk bahan baku industri dan olahan, seperti serat nanas sebagai bahan baku tekstil, sari nanas, selai, dan masih banyak lagi.

Tanaman yang tumbuh disegala musim ini ditemui hampir diseluruh wilayah Indonesia. Tanaman nanas dapat tumbuh di dataran tinggi maupun dataran rendah. Untuk lebih jelasnya berikut penjelasan mengenai klasifikasi dan morfologi tanaman nanas.

Klasifikasi Tanaman Nanas

Tanaman nanas diklasifikasikan sebagai berikut:

  • Kingdom: Plantae
  • Divisi: Spermatophyta
  • Class: Angiospermae
  • Family: Bromoliaceae
  • Genus: Ananas
  • Species: Ananas comosus Merr

Morfologi Tanaman Nanas

Tanaman nanas termasuk dalam kelas monokotil. Tanaman ini terdiri dari akar, batang, daun, tangkai buah, buah, mahkota, dan tunas.

Berikut penjelasan mengenai morfologi tanaman nanas.

  1. Akar

Ciri-ciri akar pada tumbuhan nanas:

  • Akar serabut yang menyebar ke arah vertikal dan horisontal.
  • Kedalaman akar tidak lebih dari 50 cm.
  • Akar tumbuh menjadi akar primer dan sekunder. Akar primer tumbuh pada kecambah biji yang kemudian digantikan akar adventif. Akar adventif muncul dari pangkal batang dengan jumlah yang banyak. Selanjutnya akar-akar adventif ini akan bercabang dan terbentuklah akar sekunder. Akar sekunder ini nantinya akan memperluas bidang penyerapan serta membentuk sistem akar yang kuat.
  1. Batang

Jika dilihat sekilas batang tanaman nanas tidak terlihat. Ukurannya terlalu kecil sehingga tertutup oleh daun-daun pada tanaman nanas.

Ciri-ciri batang pada tanaman nanas:

  • Batang beruas-ruas
  • Batang merupakan tempat melekatnya akar, daun, bunga, tunas, dan buah.
  • Perpanjangan dari batang berupa tangkai atau buah.
  • Batang nanas sangat pendek seiktar 20-25 cm, semakin mengecil pada bagian puncak. Diamater bawah sekitar 2-4 cm, diameter bagian tengah sekitar 6-7 cm, dan bagian atas 2-4 cm.
  1. Daun

Daun nanas pada umumnya tumbuh satu dalam seminggu. Pertumbuhan daun pada fase vegetatif akan terus meningkat sampai maksimum seiring pertumbuhan tanaman. Tanaman nanas normal memimiliki daun sempurna sekitar 35 helai pada umur 12 bulan setelah masa tanam.

Ciri-ciri daun pada tanaman nanas:

  • Berbentuk memanjang dan sempit agak kaku seperti pedang.
  • Tekstur berserat, beralur, dan tidak mempunyai tulang daun utama.
  • Panjang sekitar 130-150 cm.
  • Daun tua lebih pendek dari daun muda yang berada diatasnya.

Berdasarkan bentuk dan umur daun nanas dibedakan menjadi:

  • Daun C, daun yang paling tua.
  • Daun D, daun yang paling panjang.
  • Daun E, daun yang masih muda.
  1. Bunga

Letak bunga pada tanaman nanas tegak lurus pada tangkai majemuk. Bunga kemudian akan berkembang menjadi buah majemuk. Pertumbuhan bunga sekitar 10-20 hari, tumbuh dari bagian dasar menju bagian atas. Membutuhkan 6-16 bulan dari waktu tanam hingga berbentuk bunga.

Ciri-ciri bunga pada tanaman nanas:

  • Bunga bersifat majemuk atau tunggal.
  • Setiap tanaman terdiri dari 50-200 bunga.
  • Bersifat hemaprodit.
  • Mempunyai 3 kelopak, 3 mahkota, dan sebuah putik.
  • Kepala putik memiliki 3 cabang.
  • Peneyerbukan bersifat self incompatible atau cross pollinated (penyerbukan silang).
  1. Buah

Kulit buah nanas berwarna hijau, keras dan kasar. Semakin tua warna hijau pada buah -semakin memudar dan tekstur buahnya semakin lunak. Buah siap panen sekitar 5-6 bulan setelah berbunga.

Ciri-ciri buah tanaman nanas:

  • Buah majemuk terbentuk dari gabungan sekitar 100-200 bunga.
  • Berbentuk silider.
  • Panjang buah sekitar 21 cm, diamater sekitar 15 cm, dan berat sekitar 2,5 kg.
  • Terdapat mahkota dibagian atas, mahkota berfungsi untuk perbanyakan tanaman.
Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Nanas | ilmuhewan | 4.5