Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Kacang Kedelai

By On Minggu, April 7th, 2019 Categories : Biologi

Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Kacang Kedelai – Siapa yang sangat menyukai tempe? Bagaimana dengan tahu? Keduanya, baik tempe maupun tahu, memang sajian yang lezat dan sangat bergizi tentunya. Tahukah kamu apa persamaan dari keduanya? Keduanya dibuat dari kedelai. Seberapa jauh kamu mengenal tanaman kacang kedelai?

Secara ilmiah, tanaman kacang kedelai diklasifikasikan sebagai berikut:

  • Kerajaan : Plantae
  • Divisi : Spermatophyta
  • Kelas : Dicotyledoneae
  • Ordo : Leguminales
  • Famili : Leguminosae
  • Genus : Glycine
  • Spesies : Glycine max (L.) Merrill

Untuk dapat mengenali tanaman kacang kedelai dengan baik, tentunya kita harus mempelajari morfologinya. Morfologi suatu tanaman terdiri atas kenampakan akar, batang, daun, polong, hingga biji.

  1. Akar

Tanaman kacang kedelai memiliki sistem akar tunggang dengan panjang beragam, tergantung dari varietas, ataupun kekerasan tanahnya. Kondisi populasi tanaman pun dapat mempengaruhi pertumbuhan akarnya. Pada umumnya, panjang akar tunggang tersebut dapat mencapai kedalaman 200-250 cm.

  1. Batang dan cabang

Pertumbuhan batang tanaman kedelai dapat dibedakan menjadi dua tipe, yaitu:

  • Determinate

Pertumbuhan batang dengan jenis ini ditunjukkan dengan batang yang tidak tumbuh lagi setelah tanaman mulai berbunga.

  • Indeterminate

Pertumbuhan batang dengan jenis ini ditunjukkan dengan batang yang masih tumbuh setelah tanaman mulai berbunga.

  • Semi-determinate atau semi-indeterminate

Merupakan tipe pertumbuhan batang pada tanaman hasil persilangan tipe determinate dan indeterminate.

Pada batang, akan muncul pula beberapa cabang dengan jumlah yang beragam, tergantung pada varietas dan kondisi tanah.

  1. Daun

Daun tanaman kedelai memiliki bentuk lancip, bulat ataupun lonjong. Bentuk tersebut dipengaruhi oleh faktor genetik. Selain itu, pada umumnya, daun tanaman kedelai pun memiliki bulu berwarna cerah dengan jumlah yang bervariasi. Panjang bulu tersebut bisa mencapai 1mm dengan lebar 0.0025 mm.

  1. Bunga

Bunga dari tanaman kedelai memiliki rupa seperti kupu-kupu. Tangkai dari bunga tanaman kedelai umumnya tumbuh dari ketiak tangkai daun. Pada setiap ketiak tangkai daunnya, terdapat 2-25 bunga. Variasi jumlah tersebut tergantung pada kondisi lingkungan tumbuh dan varietas kedelai. Sekitar 20-80% kuncup bunga yang tumbuh di ketiak tangkai daun, dapat tumbuh menjadi polong.

  1. Polong dan biji

Polong kedelai pertama kali terbentuk sekitar 7-10 hari setelah bunga pertama muncul. Polong tersebut memiliki panjang sekitar 1cm dan ukurannya akan mencapai angka maksimal di masa awal pemasakan biji, yang diikuti dengan proses perubahan warna polong menjadi kuning kecoklatan.

Di dalam polong, terdapat 2-3 biji kedelai dengan ukuran yang bervariasi tergantung pada varietas tanaman. Bagian-bagian dari biji kedelai terbagi menjadi kulit biji dan janin (embrio). Setelah proses pembijian selesai, biji kedelai dapat langsung ditanam karena tidak mengalami masa dormansi. Namun, biji tersebut harus memiliki kadar air sekitar 12-13% untuk dapat tumbuh dengan baik.

Selain mengonsumsi produk-produk makanan yang ada di pasaran, ternyata menyenangkan juga ya, mengenalnya lebih dalam lagi!

Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Kacang Kedelai | ilmuhewan | 4.5