Fungsi Dan Letak Jaringan Floem

By On Kamis, April 18th, 2019 Categories : Biologi

Fungsi Dan Letak Jaringan Floem – Floem atau pembuluh tapis berasal dari bahasa Yunani ‘φλόος’ atau bahasa Latin ‘phloos’ yang artinya pepagan.

Fungsi Dan Letak Jaringan Floem

Fungsi Dan Letak Jaringan Floem

Pengertian Jaringan Floem (phloem) merupakan jaringan pengangkut pada tumbuhan berpembuluh (tracheophyta) yang berfungsi untuk melakukan transportasi pada hasil fotosintesis, terutama gula sukrosa serta berbagai metabolit lainnya dari daun menuju bagian-bagian tumbuhan lainnya, seperti : buah, bunga, batang, akar, biji, maupun umbi.

Proses transportasi hasil fotosintesis pada tanaman disebut degnan translokasi, dimana daun adalah sumber fotosintat dan organ lain menjadi penampungnya.

Floem juga disebut dengan pembuluh tapis, karena terdapat sel-sel tapis yang mirip dengan saringan. Pada batang tumbuhan dikotil, floem terletak di sebelah luar dari xylem. Jaringan floem terdiri dari sel-sel hidup dan sel-sel yang mati, diantaranya :

  1. Sel Pembuluh Tapis

Sel pembuluh tapis mempunyai bentuk seperti tabung yang bagian ujungnya saling bertemu, sehingga berbentuk seperti sebuah saluran.

Sel pembuluh tapis merupakan tempat terjadinya proses transportasi hasil fotosintesis dari daun ke seluruh bagian tanaman. Berbeda dengan pembuluh kayu, sel-sel pembuluh tapis sifatnya aktif dalam mengatur pergerakan zat-zat hara pada tanaman.

Arah pergerakan zat dalam pembuluh tapis juga berlawanan dengan pembuluh kayu (xilem). Sel-sel pembuluh tapis memiliki dinding sel yang tipis serta mempunyai struktur yang berlubang-lubang.

Sel ini dihasilkan oleh kambium pembuluh dan setelah terjadi proses fotosintesis pada tanaman sel ini tidak kehilangan protoplasma. Dalam sistem buluh tapis, biasanya sel-sel ini didampingi oleh sel-sel pengiring yang lebih kecil.

  1. Sel Pengantar atau Pengiring

Sel pengantar atau pengiring adalah sel-sel yang berasal dari sel induk yang sama dengan sel pembuluh dan terdapat diseluruh tubuh floem.

Sel ini biasanya disebut juga dengan sel parenkim khusus. Sel pengiring tetap memiliki nukleus pada saat tumbuhan telah dewasa, berbeda dengan sel pembuluh yang nukleusnya hilang pada saat tumbuhan telah dewasa. Sel pengantar berfungsi untuk menyediakan bahan makanan ke sel-sel yang masih hidup.

  1. Parenkim Floem

Bentuk dari sel parenkim adalah memanjang dan mempunyai sumbu yang sejajar dengan sumbu bekas pengangkut, serta biasanya mengandung bahan organik, seperti : pati, tanin, dan kristal jika sel parenkim tidak berhubungan dengan sel tapis.

Berfungsi untuk memisahkan antara floem yang satu dengan floem yang lain, sel parenkim juga memiliki fungsi untuk menyimpan cadangan makanan.

Ketika floem masih aktif bekerja maka pada sel ini dindingnya tidak menebal dan sebaliknya, jika floem ini sudah tidak aktif maka sel parenkim akan membentuk diri menjadi felogen (sklerenkim).

  1. Serabut atau Serat-Serat Floem

Serat atau serabut floem merupakan jaringan sklerenkim yang berfungsi untuk memperkuat atau menopang pembuluh floem. Serabut floem bentuknya panjang dengan ujung-ujung yang berhimpit serta mempunyai dinding yang tebal.

Serabut ini letaknya di jaringan floem primer maupun sekunder. Saat pertumbuhan floem selesai, maka akan membentuk dinding lalu menebal dengan lignin dan selulosa.

Fungsi Dan Letak Jaringan Floem | ilmuhewan | 4.5